Showing posts with label race car. Show all posts
Showing posts with label race car. Show all posts

20 January 2008

AUDI R10 TDI LMP1

Pelopor mesin diesel di arena balap ketahanan modern. Ketangguhannya sudah terbukti. Kini giliran anda menyingkap rahasianya.

Ini adalah mobil diesel pertama yang bertarung di 24 Hours of Le Mans. Mobil yang memulai debut perdananya di Paris, 13 September 2005 ini bertarung di kelas Le Mans Prototype 1 (LMP1) punya prestasi mengilap.

“Proyek R10 adalah tantangan terbesar yang diterima Audi sport. Teknologi TDI belum pernah ditekan mencapai limit di motorsport,” kata Bos Audi Motorsport Dr Wolfgang Ullrich. Mereka berhasil menuntaskan tantangan tersebut. Pada 2006 ia menjuarai 24 Hours of Le Mans dan 12 Hours of Sebring. Sementara itu pada 2007 ini ia sudah meraih podium pertama di 55th annual 12 Hours of Sebring (Maret) dan 24 Hours of Le Mans 2007 (Juni).

Nah, sekarang kami ajak anda untuk membedah isi perut dari mobil yang bertarung di seri Le Mans Series (Eropa) dan American Le Mans Series (ALMS) ini. Mari kita ungkap apa yang membuat mobil ini begitu perkasa di arena balap ketahanan. [Wahyu]

MESIN

Keunggulan utama R10 ada di mesinnya. Ia memakai mesin aluminium V12 turbodiesel berkapasitas 5.500 cc dengan sistem injeksi commmon rail direct injection bertekanan 1.600 bar. Mesin yang pakai turbo ganda Garrett TR307GR dengan boost pressure 2,94 bar ini bisa menghasilkan tenaga 650 dk dengan rentang putaran mesin 3.000-5.000 rpm. Tenaga sebesar ini bisa menerbangkannya 339 km/jam di Mulsanne straight Sirkuit Le Mans.

SASIS

Sasis R10 mirip dengan pendahulunya, R8. Cuma saja ukurannya lebih besar karena ia membawa mesin yang dimensinya lebih besar pula. Distribusi bobot sais kini ditaruh ke depan dengan cara memakai roda depan yang lebih lebar. Sasis R10 adalah carbon-fibre monocoque yang dibikin oleh Dallara.

SUSPENSI

Suspensi R10 memakai jenis double wishbone. Di depan, bagian atas suspensi dibuat terbuka untuk mengalirkan udara. Suspensi depan belakang ini dihubungkan oleh torsion bar yang berguna mengontrol pergerakan suspensi saat akselerasi dan deselerasi.

BOBOT

Regulasi kelas LMP1 di Le Mans pada 2006 mensyaratkan bahwa bobot minimum mobil kelas tersebut adalah 925 kg. Naik 25 kg dari tahun sebelumnya. Perubahan ini tidak merugikan Audi karena R10 itu sebenarnya sedikit kegemukkan. Bobotnya sekarang sekitar 935 kg.

SPESIFIKASI

Carbon fiber and aluminum honeycomb monocoque, mesin 5.5 liter, 90° V12 turbo-charged engine, 4 valves per cylinder, DOHC, 2 Garrett turbo chargers, 2 x 39.9 mm engine-air intake restrictors (defined by regulations) and maximum turbo pressure of 2.94 bar absolute, diesel direct injection TDI, stressed aluminum crankshaft case, ECU Bosch MS14, pelumasan Dry sump, Shell Racing Oil, transmisi 5-speed pneumatically-actuated sequential race gearbox, partner X-trac, kopling Ceramic clutch, differential Viscous-mechanical locking differential, suspensi Independent front and rear double wishbone suspension, pushrod system with torsion bar and adjustable dampers, rem Dual-circuit hydraulic braking system, mono-block light-alloy brake calipers, front and rear ventilated carbon brake discs, driver adjustable infinitely variable brake-balance, velg O.Z. magnesium forged wheelsn 18x(13+14,5) inci, ban Michelin radial 33/68-18 & 37/71-18.

Baca Maning..

17 January 2008

NISSAN GT-R GT500


Nissan pasti gemas gelar Super GT tidak lagi dipegang oleh mereka 3 tahun terakhir. Untuk meraih mahkota itu lagi mereka menyiapkan satu senjata rahasia dari klan GT-R.

***

Setelah 4 tahun absen, klan GT-R yang merupakan legenda Japan GT Championsip (JGTC) atau sekarang disebut Super GT ini memutuskan akan kembali fight pada musim 2008 nanti. Nissan GT-R ini akan bertanding di kelas GT500 dengan modifikasi yang dipegang oleh mekanik tangan dingin dari Nismo (Nissan Motorsport).

Penampilan perdananya dilakukan di Sirkuit Suzuka (29-30/10) dengan Satoshi Motoyama, Michael Krumm dan Tsugio Matsuda berada di belakang kemudi. “Tes berlangsung tanpa masalah dan kami mendapat masukan banyak dari mereka,” jelas Direktur Tim Nismo Super GT Yoshitaka Iijima.

Hanya saja pihak Nissan maupun Nismo belum mau mengungkapkan detail teknis dari Nissan GT-R Super GT. Rencananya mereka baru akan mengumumkannya—bersamaan dengan struktur tim dan pembalap mereka—pada Februari 2007. [Wahyu]

MESIN

Buat mendongkrak tenaga, para insinyur Nismo kelihatannya enggak perlu bekerja susah payah. Soalnya, GT-R punya modal mesin VR38DETT (V6 3.800 cc twin turbo) bertenaga 480 dk. Artinya cuma kurang 20 dk lagi menyentuh batas tenaga maksimum yang diperbolehkan di kelas GT500 yaitu 500 dk.

Peluang yang mungkin diambil Nismo adalah mengupgrade mesin VR ini hingga titik maksimal. Atau mereka mengembangkan mesin V8 4.500 cc yang nempel di Fairlady 350Z spek Super GT. Ini bisa terjadi karena regulasi memperbolehkannya.

SASIS

Bagian ini paling habis-habisan dimodifikasi. Penggunaan sasis pipa dan matarial komposit bakal dilakukan untuk reduksi bobot gila-gilaan. Bobot standar yang mencapai 1.740 kg kelihatannya bakal dipangkas sampai 1.100 kg.

Kenapa membuat GT-R jadi ringan kami bilang sangat serius digarap Nismo. Jawabannya sederhana, mereka berkaca pada kejadian masa lalu dimana setiap kali balap mereka kena penalti bobot akibat sering menjadi juara seri.

SUSPENSI

Bagian ini sama dengan sasis. Bakal dimodifikasi habis-habisan. “Handling yang presisi dan lincah di tikungan merupakan satu poin penting dalam pengembangan GT-R di balap super GT nanti,” ucap Iijima lagi. Kelihatannya mereka tetap pakai suspensi independent multi-link buat GT-R ini. Soalnya, mobil mereka yang terdahulu juga mengandalkan suspensi jenis ini.

KEPERKASAAN NISSAN DI JGTC/SUPER GT

1993 (Class 1) Masahiko Kageyama Nissan Skyline GT-R R32

1994 (Class 1) Masahiko Kageyama Nissan Skyline GT-R R32

1995 (Class 1) Masahiko Kageyama Nissan Skyline GT-R R33

1995 (Class 2) Kaoru Hoshino Nissan Skyline GTS-R

1998 GT500 Érik Comas Nissan Skyline GT-R R33

1999 GT500 Érik Comas Nissan Skyline GT-R R34

2003 GT500 Satoshi Motoyama Nissan Skyline GT-R R34

2004 GT500 Satoshi Motoyama Nissan Fairlady Z Z33

FAKTA MENARIK KLAN GT-R

  • Pada 1991 Skyline GT-R R34 pertama kalinya ikut balap ketahanan Nurburgring 24 hour di kelas Grup N. Ia menjadi juara kelas itu.
  • Masih tahun 1991 Skyline GT-R R34 ikut Spa Francorchamps 24 hour di kelas Grup N. Pada akhir lomba ia jadi juara kelas tersebut dan juara umum mengalahkan mobil Grup A.
  • Pada periode 1991 -1997, Skyline tidak pernah sekalipun kalah d8i seri balap ketahanan N1 di Jepang. Rekornya, 50 kali kemenangan.

Baca Maning..