Showing posts with label wrc. Show all posts
Showing posts with label wrc. Show all posts

20 January 2008

PROFIL MARCUS GRONHOLM

Menguak rahasia terdalam Marcus Gronholm dan perjalanan karirnya yang penuh liku. Ternyata tidak mudah menjadi seorang pereli papan atas dunia.

“Saat saya pertama kali ikut reli pada usia 19 tahun, tidak pernah sedikit pun terbersit di pikiran untuk menjuarainya sebanyak 7 kali,” ujar Marcus Gronholm seusai Reli Finlandia (3-5/8) lalu. Sebelumnya pria berbintang Aquarius ini menjuarai reli ini 2004-2006 dan 2000-2002.

Mencari jawaban kenapa ayah dari 3 anak ini jadi penguasa Reli Finlandia sangatlah gampang. Ia sudah melahap medan reli ini sejak 20 tahun lalu. Jadi bisa dikatakan Gronholm hapal di luar kepala setiap jengkal rute Reli Finlandia.

Gronholm ikut kejuaraan nasional Reli Finlandia pada usia 19 tahun atau setelah ia mendapat SIM pertamanya pada 1987. Setahun kemudian ia langsung menjadi juara Reli Finlandia kategori Junior dengan mengendarai Opel Ascona yang dinavigatori oleh saudari perempuannya bernama Mia.

Tiga tahun kemudian (1991) ia untuk pertama kalinya jadi juara nasional Finlandia dengan memakai Toyota Celica GT-Four Grup A. Prestasi ini diulanginya pada 1994, 1996, 1997 dan 1998. Ia gagal meraih juara tahun 1992 dan 1993 karena dikalahkan oleh Sebastian Lindholm yang merupakan saudara sepupunya.

Namun, di masa awal karirnya ini Gronholm belum total terjun ke dunia reli sebagai profesional karena masih konsentrasi ke pekerjaan utamanya, yaitu jadi petani.

Pada 1989, memulai debut. eresa ini finish diurutan ke-23, lumayan bagi seorang pemula.

JALAN PANJANG JADI PERELI UTAMA

Suami dari Teresa ini memulai debut WRC-nya di reli Finlandia dengan Lancia Delta Intergrale spek Grup N sebagai privateer pada 1989. Prestasi nasional yang mengilap pada 1991 dan kesetiaannya memakai Toyota, membuat bos Toyota Team Europe (TTE) Ove Andersson memintanya membesut Toyota Celica GT-Four WRC mereka di Reli Finlandia 1992. Gronholm sukses menjadi yang tercepat di SS1, tapi nyusruk ke luar trek pada SS berikutnya.

Hubungan ini berlanjut bertahun-tahun kemudian (1992-1998). Gronholm dipercaya Ove mengemudikan mobil TTE di beberapa seri WRC seperti Finlandia, Swedia, Portugal, Inggris, New Zealand, Spanyol dan Argentina. Namun, walaupun prestasinya lumayan, Gronholm enggak pernah dikontrak jadi pereli utama TTE.

Setelah 10 tahun menanti, tahun 1998 di reli Finlandia usaha Gronholm menemui titik terang. Saat itu Gronholm menjuarai semua SS di hari terakhir “reli 1.000 Danau” dengan menggunakan Toyota Corolla tua. Selang beberapa jam setelah usai reli, Ford, Toyota dan Peugeot berebutan melamar Gronholm untuk jadi pereli utama mereka.

Gronholm tidak memilih Toyota, tapi Peugeot. Ini terbukti jadi pilihan tepat karena di pabrikan Prancis yang menawarkan kontrak 2 tahun sebagai pereli utama itulah Gronholm menemukan kejayaannya. Meraih juara dunia reli dua kali, tahun 2000 dan 2002. [Wahyu]

GEN BALAP DARI SANG AYAH

Gronholm punya gen balap yang kental dari ayahnya, Ulf “Uffe” Gronholm. Sang ayah yang lahir 8 Januari 1943 ini adalah pereli jagoan Finlandia pada dekade 1970-an. Sang ayah sendiri pernah dua kali jadi juara Reli Finlandia.

Sayangnya Gronholm Cuma sebentar mengenal ayahnya. Pada saat usia 13 tahun, sang ayah meninggal dunia akibat kecelakaan saat mengetes mobil relinya di wilayah Kirkkonummi pada 25 Februari 1981.

Walaupun begitu, menurut Gronholm bukan karena sang ayah ia ikut reli. Namun, gara-gara saudara sepupunya, yaitu Sebastian Lindholm yang mengajaknya menjadi co-driver pada 1986.

Fotoà Ulf “Uffe” Gronholm

MANTAN CROSSER

Marcus mengawali kiprahnya di dnunia motorsport pada 1981, saat usianya baru 13 tahun. Cabang yang dipilih adalah motocross. Hampir 5 tahun ia berkompetisi di arena motocross lokal sampai akhirnya ia mengalami kecelakaan yang mencederai lututnya. Gronholm pun berhenti balap motocross.

Sambil beristirahat selama setahun, Gronholm terlihat sering berlatih tinju. Pada 1987 atau saat usianya 19 tahun ia mendapat SIM dan langsung ikut reli kelas junior di Finlandia.

BERJODOH DENGAN FORD

Gronholm sekarang membela tim BP-Ford yang memakai Ford Focus RS WRC07. Ini seperti takdir atau jodoh. Soalnya ketika pertama kali turun reli di Finlandia pada 1987 ia memakai Ford Escort 1300.

STATISTIK WRC GRONHOLM

JUMLAH RELI WRC : 143

WRC PERTAMA : Finlandia 1989

JUMLAH KEMENANGAN : 29

POSISI DUA : 20

POSISI TIGA : 8

TOTAL PODIUM : 57

DNF : 50

JUMLAH SS JUARA : 518

PERTAMA KALI DNF : Finlandia 1990

POIN PERTAMA : Finlandia 1993 (peringkat 10)

SS PERTAMA JUARA : Finlandia 1992 (SS1)

PERTAMA KALI PIMPIN RELI : Finlandia 1997 (SS4)

PODIUM PERTAMA : Swedia 2000

KEMENANGAN PERTAMA : Swedia 2000

Baca Maning..

SERVICE PARK WRC

Bukan cuma jadi tempat perbaikan mobil dalam waktu singkat. Ini jantung aktivitas reli.

***

Service park merupakan titik penting dalam sebuah event reli, baik itu level dunia maupun nasional. Soalnya, setelah menyelesaikan beberapa SS setiap pereli wajib masuk ke tempat ini untuk melakukan perbaikan yang diawasi dan dilakukan dalam satu periode waktu tertentu.

Menurut regulasi FIA, batas waktu maksimum perbaikan di service park antar SS itu 20 menit. Sementara itu untuk perbaikan di akhir etape atau sebelum masuk “parc ferme” disediakan waktu maksimal 45 menit. Untuk kru mekanik yang memperbaiki 1 mobil maksimum 6 orang.

Waktu perbaikan dan jumlah mekanik yang terbatas ini perbaikan dilakukan dengan cepat, efektif, efisien dan benar. Tidak boleh ada kesalahan sedikit pun karena setiap detik berharga. “Menjatuhkan baut ke lantai atau memakai alat kerja yang salah membuat kita kehilangan waktu 10 detik,” kata Ashley Fowler, mekanik Mikko Hirvonen dari tim BP-Ford. [Wahyu]

SEBELUM MASUK SERVICE PARK

Setelah menyelesaikan satu grup SS atau beberapa menit sebelum masuk ke service park, navigator menginformasikan kerusakan atau kemungkinan kerusakan yang terjadi pada mobil mereka ke tim menggunakan radio komunikasi. Tujuannya agar tim mekanik tahu bagian apa yang rusak sehingga mereka bisa menyiapkan komponen pengganti dan peralatan yang diperlukan.

MOBIL MASUK SERVICE PARK

  • Begitu mobil masuk service park, jam waktu servis langsung dinyalakan agar bisa memantau waktu perbaikan yang masih tersisa.
  • Mobil kemudian didongkrak dan disangga oleh 4 buah jack stand. Setelah ban dilepas, dilakukan pengecekan kebocoran dan kondisi cairan mobil (oli, minyak rem, air radiator, dll).
  • Baut-baut di mesin atau suspensi juga dicek apakah ada yang kendur atau terlepas.
  • Di saat bersamaan data telemetri (putaran mesin, fuel rate, torsi, tenaga, dll) di komputer mobil didownload ke laptop tim untuk dianalisa atau sekadar dicek.
  • Jika diperlukan dilakukan penyetelan lagi suspensi (keras-lembut, tinggi-rendah, camber, dll).
  • Kondisi rem juga diperiksa untuk melihat apakah ada kerusakan atau keausan kanvas rem. Jika tidak ada kerusakan, mekanik membersikan rem dari kotoran.
  • Kaca dan bodi mobil dibersihkan. Membersihkannya bisa dengan dicuci atau menggunakan obat poles.
  • Jika ada bagian bodi yang rusak akibat tabrakan atau membentur sesuatu, bagian tersebut diganti. Kalau tidak memungkinkan ya diperbaiki.
  • Semua pekerjaan ini diawasi dengan ketat oleh kepala kru mekanik.

JADWAL KERJA MEKANIK RELI

1 MINGGU SEBELUM START

Mekanik tim datang di lokasi reli. Mereka langsung bekerja membongkar logistik tim, menyiapkan service park dan mobil untuk shakedown.

SHAKEDOWN DAY (RABU)

Pagi-pagi sekali mereka datang ke service park, mendongkrak mobi dan melepas ban. Mereka melakukan pengecekan menyeluruh sebelum pereli melakukan shakedown. Pada shakedown pereli biasanya mengetes setting suspensi. Kalau dirasa kurang pas, akan disetel lagi pada hari Kamis.

KAMIS

Hari sekaligus kesempatan terakhir terakhir untuk melakukan ubahan pada mobil. Ubahan dilakukan berdasarkan input atau data yang diperoleh saat pereli melakukan shakedown. Enggak heran, pada hari ini mekanik bekerja sampai larut malam. Tujuannya untuk memastikan kondisi mobil 100% buat reli.

JUMAT-MINGGU

Race day!

TOKO SPARE PART TERLENGKAP

Komponen cadangan apa yang dibawa setiap tim dalam sebuah event reli? Jawabannya, semua parts yang ada di mobil mereka bawa, dari baut, kanvas rem, velg, mesin, transmisi sampai bumper atau fender baru! Komponen cadangannya enggak cuma satu, sering kali sampai 2 atau bahkan 5 untuk parts yang rawan rusak.

PUSAT AKTIVITAS RELI

Selain aktivitas memperbaiki mobil, service park juga jadi tempat melakukan aktivitas pendukung reli lainnya. Misalnya pencatatan waktu di setiap SS, distribusi informasi reli hingga media center.

Baca Maning..

16 January 2008

SEWA MOBIL RELI

Buat pereli yang enggak mau repot. Tinggal datang ke lokasi event dan nge-gas.

Penyewaan atau rental mobil reli masih terdengar aneh di telinga orang Melayu. Rata-rata orang Indonesia itu reli pakai mobil sendiri, bukan sewaan. Padahal di luar negeri bisnis ini sudah banyak bertebaran di benua Eropa, Amerika dan Australia.

Saat ini bisnis ini baru dalam tahap mau mulai. Perintisnya adalah pereli senior dari tim Serge KFC, Ricardo Gelael. “Kami akan menyewakan Subaru WRX STI Grup N buat reli tahun depan. Empat buah N14 sudah dikirim dari Prodrive, rencananya Januari atau Februari 2008 mobilnya bakal sampai di sini,” ujar Ricardo Gelael saat ditemui di final kejurnas sprint rally di Bali pertengahan Desember 2007 lalu.

Kalau dari luar negeri bisa intip Vermont SportsCar (www.vtcar.com) yang menawarkan pilihan mobil Subaru WRX spek Grup N FIA dan spek Rally America Open Class. Bisa juga lihat aktivitas Rally Rent Europe (www.rre.fi) yang menyewakan Mitsubishi Evolution untuk berbagai kejuaraan reli di seluruh dunia. Contoh lain adalah Onyx Rallying (www.onyxrallying.co.uk) dan Reece Jones Rallysport (www.reecejones-rallysport.co.nz).

SOLUSI MUDAH BUAT RELI

Inti bisnis ini adalah menawarkan solusi mudah buat mengikuti reli. Pakai mobil rental itu artinya elu enggak perlu pusing mikirin biaya beli mobil, modifikasi sampai perawatan pasca-reli. Cukup keluarkan uang sewa mobil dan elu bisa langsung bejek pedal gas. “Elu tinggal nyetir aja. Enggak perlu mikirin yang lain. Ini kelebihannya sewa mobil reli,” timpal Rifat Sungkar yang pakai opsi ini buat mengikuti seri APRC 2007

Soalnya, bisnis rental mobil ini enggak cuma meminjamkan mobil. Mereka juga menawarkan paket jasa support reli (mekanik, service car, testing, dll) dan logistik reli (transport mobil ke lokasi reli, pengaturan penginapan, tiket penerbangan, dll). Bahkan ada juga yang menambahkan jasa fotografi, pembuatan press realeses, media relation sampai branding di mobil atau service car.

Untuk biaya sewa tergantung banyak hal, mulai jenis dan spek mobil, jumlah seri atau level kejuaraan reli yang diikuti sampai jasa pendukung yang digunakan. Termasuk juga budget atau ketebalan dompet sang pereli. [Wahyu]

PERBANDINGAN SEWA & BELI MOBIL RELI

Ini perkiraan kasar kami mengenai biaya yang dibutuhkan untuk mengikuti 5 dari 7 seri APRC (Asia Pacific Rally Championship) tahun 2007 antara sewa mobil reli dan beli mobil sendiri. Terlihat ada selisih antara Rp 700-950 juta antara sewa dan beli mobil sendiri.

A. SEWA MOBIL RELI

Biaya sewa mobil plus support (mekanik, service car, dll) & logistik (akomodasi & transport mobil) Rp 300-400 juta per seri.

Rp 300-400 juta x 5 seri Rp 1,5-2 milyar

B. BELI MOBIL RELI SENDIRI

1. Biaya beli base car (mobil standar) Rp 700-750 juta

2. Biaya modifikasi

(ECU, dog box, suspensi & LSD) Rp 300-400 juta

3. Spareparts Rp 200-300 juta

================ +

Rp 1,2-1,45 milyar

4. Biaya operasional per event

Rp 200-300 (x 5 seri) Rp 1-1,5 milyar

================ +

TOTAL Rp 2,2-2,95 milyar

RUSAK GANTI SENDIRI

Pakai mobil reli sewaan bukan berarti bisa pakai seenak. Kalau ada kerusakaan pada mobil akibat kecelakaan maka pereli yang menyewa mesti menggantinya. Klausul ini lazim terdapat perusahaan rental mobil reli di berbagai belahan dunia. “Kita sedang buat klausul perjanjian sewa yang mengacu praktek di luar negeri. Seperti jasa mekanik, biaya pergantian kerusakan, spare parts dll,” lanjut Kadok.


Baca Maning..

SKUAD WRC 2008

Peta kekuatan pereli WRC 2008 sudah terlihat jelas. Mulai Citroen yang solid, transfer di BP-Ford sampai mobil baru buat Subaru

Transfer pereli di WRC memang tidak sedramatis di F1. Namun, pergantian pereli di beberapa tim ini bakal mempengaruhi kompetisi pada 2008 nanti. Berikut pemetaan skuad reli untuk tahun 2008. [Wahyu]

Citroën Sport

Sébastien Loeb, juara dunia WRC 4 kali berturut-turut, tetap jadi ujung tombak tim Citroën Sport. Bersama teammate Dani Sordo mereka membentuk sebuah tim reli yang stabil dan kuat. Dengan ketangguhan Citroën C4, peluang untuk merebut gelar juara dunia ke-5 kali makin besar.

Ford World Rally Team

Mikko Hirvonen sudah resmi menerima tongkat estafet sebagai pembalap utama Ford World Rally Team menggantikan Marcus Grönholm. Pereli muda asal Finlandia ini pada 2007 kemarin sudah membuktikan kehebatannya kala Gronholm mengalami persoalan teknis.

Hirvonen sendiri bakal didampingi oleh sesama pereli Finlandia yaitu Jari-Matti Latvala yang ditransfer dari tim satelit Ford, Stobart. Oh ya, sama seperti tahun lalu tim ini bakal mempunyai pereli ketiga yaitu Khalid Al Qassimi dari Qatar.

Subaru World Rally Team

Konfigurasi Subaru World Rally Team masih tetap. Mengandalkan Petter Solberg dan Chris Atkinson sebagai pereli pertama dan kedua. Pereli Norwegia dan Australia ini bakal bahu-membahu bersama pereli ketiga Xevi Pons untuk mengembalikan kedigjayaan Subaru di WRC.

Namun, tantangan buat tim ini datang dari mobil baru mereka, WRX generasi ketiga. Mobil ini berbeda total dengan generasi sebelumnya. Ia memakai mesin, sasis, transmisi dan suspensi yang benar-benar baru. Ini berpotensi menjadi penghalang karena pereli mesti adaptasi dengan mobil, mekanik mesti mncari settingan paling tepat dan tentu saja problem-problem yang muncul saat WRX ini menghadapi ujian reli sesungguhnya.


Suzuki Motorsport

Setelah penampakan di 2 seri WRC tahun 2007 lalu (Reli Korsika dan Inggris), Suzuki Motorsport bakal menurunkan SX4 WRC-nya satu musim penuh tahun 2008 nanti. Namun, perelinya bukan Nicolas Bernardi atau Sebastian Lindholm yang menjadi tester di 2 event tersebut.

Suzuki memutuskan merekrut Toni Gardemeister dan juara 2 kali reli junior Swedia Per-Gunnar Andersson. Toni sendiri enggak punya target muluk-muluk, cuma meraih poin buat SX4 di musim perdananya ini. Perkiraan saya sX4 butuh 2-3 tahun untuk capai hasil terbaik,” terang Gardemeister.

Andersson pun enggak pasangan target tinggi, cukup sumbang poin saja tahun 2008 ini. Maklum ini untuk pertama kalinya ia berkompetisi di kelas “senior”. Namun, sebagai pereli “junior” prestasinya bagus, yaitu juara Junior-World Rally Championship (J-WRC) tahun 2006 (Suzuki Swift) dan 2004 (Suzuki Ignis).

Stobart VK M-Sport Ford Rally Team

Henning Solberg dan Matthew Wilson masih tetap membela Sobart. Maklum pada 2007 kemarin penampilan mereka mengilap, khususnya pada akhir musim dimana mereka raih hasil terbaik buat Stobart.

Sementara itu Gigi Galli mendapat kehormatan menggantikan posisi Jari-Matti Latvala yang dipromosikan ke BP-Ford. “Gigi Galli yang kaya pengalaman di WRC adalah aset buat kami,” terang bos tim Stobart Malcolm Wilson mengenai alasannya merekrut pereli Italia ini.

Stobart tahun 2008 juga bakal memakai mobil baru, yaitu Ford Focus RS 07. Ini merupakan evolusi dari mobil yang mereka gunakan pada musim kompetisi 2007 lalu.

MUNCHI’S FORD

Munchi’s Ford sampai tulisan ini diturunkan belum mengumumkan siapa pereli andalan mereka. Namun, bisa dipastikan Federico Villagra bakal kembali membela tim ini, walaupun tidak seluruh seri WRC 2008 diikutinya. Soalnya, prestasinya cukup bagus tahun 2007 lalu dengan menyumbangkan 2 poin buat Munchi’s dari 7 event yang diikutinya.

Sesama pereli Aargentina, Luis Perez Companc, juga bakal kembali bela Munchi’s. Namun, ia diperkirakan hanya akan turun di 3-4 event saja, mengingat dari 10 event WRC 2007 yang diikutinya ia tidak berhasil menyumbangkan satu poin pun.

Kronos Racing

Kronos Racing tidak bakal turun di WRC 2008. Soalnya, sponsor utama mereka memutuskan mundur dari WRC. Tim ini bakal turun di International rally Challenge bersama BFGoodrich.

Baca Maning..

SEBASTIEN LOEB: FLYING FINN #1 KILLER

Ia menghancurkan dominasi pereli Finlandia di arena WRC empat tahun terakhir. Kisah “pembunuh pereli Finlandia” ini berawal dari sebuah sepeda motor mini.

Titik balik hidup Sebastien Loeb ditentukan oleh sebuah sepeda motor mini yang diberikan ayahnya pada usia 14 tahun. Hadiah ini membuatnya melupakan olah raga senam (gymnastic) yang dipelajari sejak usia 3 tahun dari sang ayah. Padahal Loeb punya bakat yang bagus, selama 12 tahun ia menekuni olah raga ini ia 4 kali merebut medali emas di kejuaraan senam wilayah Alsace, sekali di kompetisi region Prancis Timur dan posisi 5 kejuaraan nasional di Prancis. Maklum ayahnya adalah guru, instruktur dan mantan juara senam Prancis.

Bersama teman-temannya ia sering bolos sekolah pakai surat ijin sakit palsu buat bikin balapan sepeda motor mini di perkebunan anggur yang banyak terdapat di Alsace, tempat ia lahir dan besar. Dua jam latihan senam setiap hari kini dianggap satu hal yang paling membosankan dalam hidupnya. Loeb pun jadi lebih banyak nongkrong di bengkel bersama mekanik ketimbang di gymnasium.

Namun, pada usia 18 tahun seleranya berubah dari sepeda motor ke mobil. Satu-satunya mobil yang bisa saya kemudikan adalah mobil orang tua. Mereka sangat hati-hati menggunakannya, tapi saat di belakang kemudi saya tidak tahan untuk membawanya ngebut,” kata penyuka iga sapi yang pertama kali tabrakan pada usia 18 tahun menggunakan mobil kedua orang tuanya itu.

NYARIS BANGKRUT GARA-GARA NGEBUT

Kecintaannya pada mobil ini yang bikin sekolahnya berantakan. Loeb drop-out dari SMU yang bikin ibunya yang guru matematika dan neneknya yang membantu membelikan mobil impiannya,Renault GT Turbo Super Five, kecewa berat. “Saya tahu sekolah itu penting, tapi saat itu saya masih muda dan yang ada di otak cuma menikmati hidup saja,” tambah pemilik tinggi badan 171 m dan berat 68 kg ini.

Main mobil bikin Loeb nyaris bangkrut. Duitnya habis buat bayar denda ke Polisi karena ngebut, memperbaiki mesin turbonya sampai mengganti kanvas rem yang sering habis. Suami dari Severine ini mesti kerja di pabrik dan jadi pemasang kaca yang bergaji rendah.
Namun, itu semua tidak bisa memadamkan hasrat balapnya. Atas ijin dari bos tempatnya bekerja, ia sering turun di balapan tingkat lokal. “Saya cuma bekerja tiga atau empat hari dalam sebulan. Selebihnya balapan, latihan atau ke bengkel memperbaiki mobil,” kata bapak dari putri bernama Valentine ini.

Gaya bekerja seperti ini bikin Loeb selalu mengalami kesulitan keuangan. Bahkan ketika ia ingin mengikuti Rallye Juenes (reli untuk anak muda dengan supervisi dari pembalap profesional) pertama kali tahun 1995 ia mesti mengumpulkan uang pendaftaran sebesar 100 Francs itu dari sen demi sen.

JALAN MENJADI PROFESIONAL

Sialnya dua kali ia ikut reli tersebut (1995 dan 1996), ia gagal jadi juara. Untungnya Dewi Fortuna senang sama dia, bakatnya dilihat oleh Dominique Heintz dan Rémi Mammosser yang merekrutnya untuk gabung di tim mereka, Ambition Sport Auto. Pada reli regional pertamanya di 1997, Loeb menjadi navigator sedang Heintz jadi driver, mereka jadi juara.

Setelah itu karir reli Loeb makin bersinar. Loeb turun di kejurnas reli Prancis (Volant 106) tahun 1997 dan meraih 4 kemenangan di kelas 1.300 dan 2 kali juara di 1.600 yang membuatnya mendapat gelar “the most promising driver” dari sebuah majalah. Pada kejuaraan ini pula pasangan Loeb dan navigator Daniel Elena terbentuk.

Pintu menuju WRC pun semakin terbuka setelah bos Citroen Sport Guy Frequelin mengajak gabung dan turun di Junior World Championship yang dijuarai Loeb tahun 2001. Pria 33 tahun ini ikut seluruh seri WRC pertama kalinya tahun 2002 dan hanya butuh 2 tahun baginya untuk jadi juara dunia reli. Sejak 2004 hingga 2007 ini gelar juara dunia reli tidak pernah lepas dari tangannya. Ia sukses menghancurkan dominasi pereli Finlandia di WRC sekaligus menjadikannya pembunuh Flying Finn nomor 1! [Wahyu]

RELIGRAFI
1995 Finalis Rallye Jeunes.

1996 Finalis Rallye Jeunes.

1997 Posisi ke-8 di Volant 106 kelas 1. 300 cc dan 1.600cc.

1998 Posisi ke-6 Citroen Saxo Kit Car Cup.

1999 Juara 1 Citroen Saxo Kit Car Cup.

Juara 1 kelas A6 kejuaraan nasional reli Prancis.

Juara 1 WRC San Remo kelas A6.

Juara 1 WRC Tour de Corse kelas A6.

2000 Juara reli gravel di Kejuaraan nasional reli Prancis.

Juara reli gravel di Kejuaraan nasional reli Prancis.

Juara ke-3 kejuaraan nasional reli Prancis.

2001 Juara dunia Super 1600.

Juara nasional reli Prancis.

2002 Debut WRC 1 musim penuh.

Kemenangan WRC pertama (Jerman).

Posisi ke-10 di akhir musim.

2003 Runner-up WRC.

2004 Juara dunia reli (WRC).

2005 Juara dunia reli (WRC).

2006 Juara dunia reli (WRC).

2007 Juara dunia reli (WRC).

Baca Maning..